Senin, 09 Januari 2012

ENAM PESAN DARI HUJJATUL ISLAM

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله ربالعالمين الصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين وعلى اله وصحبه اجمعين اما بعد

Segala rahmat yang kita nikmati
Hanya dari Allah rabbul izzati
Kepadanyalah kita bernbakti
Karena dialah Tuhan yang maha suci

Solawat serta salam kita haturkan kepada Nabi sejati
Pembawa risalah yang penuh bukti
Pengikis kehidupan yang tak pasti
Dari lahirnya hingga beliau mati

Saudara-saudari sekalian yang saya nasehati
Tuk tanamkan iman di hati
Perintah Allah kita ta’ati
Demi kehidupan di hari nanti

Saudara-saudari beridirnya saya di sini akan menyampaikan enam wasiat atau pesan dari seorang ulama yang tak asing lagi di mata kita yaitu Imam Al-Ghaazali sebagai renungan bagi kita dalam menjalani aktifitas kita sehari yaitu:
1. Yang paling dekat dalam kehidupan kita adalah kematian
2. Yang paling jauh dalam kehidupan kita adalah waktu
3. Yang paling berat dalam kehidupan kita adalah amanah
4. Yang paling ringan dalam kehidupan kita adalah meninggalkan shalat
5. Yang paling tajam dalam kehidupan kita adalah mulut
6. Yang paling besar dalam kehidupan kita adalah hawa nafsu
Baiklah saudara-saudari kaum muslim dan muslimat yang dirahmati oleh Allah…
Saya akan menjelaskan enam pesan dari Imam Al-Ghazali
Yang pertama adalah yang paling dekat adalah kematian, dalam kehidupan kita dalam menjalani segala aktifitas yang kita jalani kita tidak tau kapan kita akan mati, kapan umur kita akan berkahir dan kapan kita akan berpisah dari oranhg-orang yang kita cintai dan kita sayangi dan berpisah dengan dunia, oleh karena itu jangan sekalai-kali saudara mengatakan bahwa umur kita masih panjang karena kita tidak tau skenario Tuhan untuk kita. Yang perlu saudara ingat adalah bahwa SEMUA MANUSIA AKAN MATI……!!!, sesuai dengan firman Allah dalam surat al-Imron yaitu:
كل نفس ذا ئقة الموت

Maka dari itu saudara-saudara yang dicintai oleh Allah, untuk mempersiapkan dan mempertanggung jawabkan amal kita di hadapan Allah kelak nanti, mari kita bersama-sama memperbanyuak amal ibadah kita agar kita bisa khusnul khatimah di hadapan Allah dan masuk ke tempat yang telah idjanjikan oleh-Nya yaitu surga
Amien…amien ya rabbal alamien…..
Yang kedua yang paling jauh dalam kehidupan kita adalah waktu, berbicara masalah waktu, waktu sangatlah berharga bagi kita, maka dari itu janganlah kita sia-siakan waktu itu dan perbanyaklah amal-amal yang positif dalam kehidupan kita, dari saking berharganya waktu sampai-sampai ada pepatah inggris mengatakan “the time is money” yang artinya “waktu adalah uang”, waktu sangat berharga bagi kita sebagaiman berharganya uang bagi kita.
Pepatah arab juga mengatakan:
الوقة كالشيف ان لم تقطع قطعك
Yang Artinya: “waktu itu bagaikan pedang, apabila kamu tidak memotongnya, maka dia akan memotong kamu”
Jadi, kalau kita tidak menggunakan waktu itu dengan sebaik mungkin, maka waktu itu akan memotong kita, waktu itu akan hilang begitu saja sia-sia dan tidak akan pernah kembali lagi.
Yang ketiga yang paling berat adala amanah. Amanah memang sangatlah berat sekali, karena itu adalah titipan yang harus kita jaga dan penuhi. Apabila kita diberi amanah oleh seseorang maka kita harus menjaganya dengan baik.
Amanah adalah salah satu dari sifat Rasulullah saw, kita tau bahwa Rasulullah mempunyai emapt sifat yang sangat terpuji yaitu siddiq, amanah, fathonah, dan tabhligh, maka dari itu kita harus mencontoh beliau yang mana dia adalah sebagai suri tauladan kita yang selalu memberika uswah hasanah kepada kita, agar kita selalu berada dalam jalan yang benar dan diridhoi oleh Allah SWT.

Yang keempat yang paling ringan adalah meninggalkan sholat.
Na’udzubillah tsumma na’udzubillah saudara-saudara sekalian. Jangan samapai kita pernah melakukan perbuatan itu, karena shalat adalah tiang agama kita dan harus kita laksanakan lima kali dalam setiap harinya. Shalat adalah perintah Allah yang harus kita kerjakan.
Yang kelima yang paling tajam adala mulut atau lisan kita
Saudara-saudara sekalian yang dicintai oleh Allah SWT, mulut memanglah tak bertulang dan tak tajam seperti tulang belulang yang berada pada tubuh kita, akan tetapi ketajamannya bisa mengalahi pedang yang paling tajam sekalipun, maka dari itu Rasulullah menganjurkan kepada kita untuk diam apabila kita tidak mengetahui apa yang akan kita bicarakan “khiorun min ijabatihi as sukuut”.
Yang keenam yang paling berat adalah hawa nafsu
Pepatah Arab mengatakan:
لنفس كالطفل ان تهمله شب على حب الرضاع وان تفتمه تنفتم
Apabila kita membiyarkan bayi terus menyusu, maka bayi itu tidak akan berhenti walaupun sampai dewasa, begitu juga dengan nafsu, apabila kita membiarkan nafsu begitu saja, maka nafsu akan terus menguasai diri kita
Maka tidak salah lagi apabila seseorang mengatakan bahwa perang yang paling berat atau mush yang paling berat adalah menghadapai hawa nafsu, apabila kita berhasil mengalahkan hawa nafsu kita, maka kita telah menang memerangi musuh kita yang paling berat dan paling membahayakan
Sauda-saudara kaum muslim dan muslimat yang dirahmati oleh Allah SWT…
Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan kepada saudara-saudara sekalian, kurang dan lebihnya saya mohon maaf dengan sebesar-besarnya

والله الموافق الى اقوم الطريق
ثم السلام عليكم ورحمةالله وبركته

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar