Selasa, 14 Desember 2010

ISLAM AGAMA YANG UNIVERSAL

.Sesungguhnya allah tidak membiarkan ummatnya tanpa mengutus kepada mereka seorang rosul darinya, meminta petunjuk kepada tuhannya,dan kepada jalan yang lurus sebagaimana mengutus kaum ad kepada saudara mereka hud, dan kepada kaum syamud saudara mereka shalih dan kepada kaum kadyan saudara mereka syuaib.

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwasanya al-qur’an yang mulia telah menyebutkan sebagian rasul, dan menceritakan perjalanannya.

Dan para nabi telah mengajak semua kepada keesaan allah, dan syariat mereka berbeda untuk membedakan keadaan ummat yang telah diutus kepadanya, dan mengatasi urusan-urusan kehidupannya dan mengajaknya kepada akhlaq yang mulia, dan alam siap untuk menerima yang universal yang mengumpulkan mereka, asanya adalah tauhid sebagaimana perjalanan agama-agama yang dulu, maka allah mengutus muhammad SAW dengan agama ini kepada sekalian manusia.

Jadi meskipun muhammad SAW diutus di tanah makkah akan tetapi agamanya universal untuk seluruh manusia, allah berfirman:

Dan islam adalah agama yang universal karena tidak menghususkan ummat yang satu dengan ummat yang lain, dan tidak warna yang satu dengan warna yang lain, akan tetapi adalah agama seluruh makhluq sekalian.

Dan mencakupo karena mencakup semua aspek-aspek kehidupan manusia dari aqidah dan ibadah dan muamalah dan akhlaq.

Dan menjadikannya agama yang mencakup antara lain:
1. bahwasanya seluruh apa-apa yang diajak kepadanya dari aqidah dan ibadah dan muamalah dan hudud(hukuman) dan adab menjadikan manusia suci dan selamat.
2. dan bahwasanya datang dengan usul dan qawaid umum yang mencakup seluruh aspek-aspek kehidupan manusia semuanya dari kaidah-kaidah dan adab, dan muamalah (hubungan) dan hukuman, dan disiplin yang lengkap untuk masyarakat yang kecil yaitu (keluarga), dan untuk masyarakat yang besar yaitu (negara) dan untuk seluruh alam.
3. dan bahwasanya seluruh manusia di hadapan allah adalah sama dan tidak ada perbedaan antara satu dengan yang lain dengan sebab negaranya atau jenisnya atau warnanya atau keturunannya “wahai manusia sesungguhnya tuhan kalian adalah satu dan sesungguhnya bapak kalian adalah satu yaitu adam kalian semua adalah milik adam, dan adam dari debu bukan untuk orang-orang arab terutama atas orang-orang asing kecuali dengan taqwa”.dan rasulullah telah menyampaikan tentang kedudukan seorang muslim yang saling membantu saudaranya yang muslim seperti satu bangunan “seorang muslim dengan muslim yang lainnya bagaikan dua bangunan yang satunya memperkuat dangan yang lainnya”
4. dan bahwasanya islam itu mengajak kepada egalitarialisme dengan berkumpulnya seluruh manusia ats agama yang satu dan kiblat yang satu, dan menjadikan asa hubungan kemanusiaan saling berkenalan dan pendekatan, dan mengutamakan seseorang dengan ukuran kebikan di dalam dirinya dan kugunaannya kepada manusia.

Dengan semua ini islam menjadi agama yang universal, dan telah diridhoi oleh allah untuk menjadi penutup risalahnya (Muhammad) kepada mereka.

Dan barangkali ini bisa mengajak manusia untuk menerima islam dengan penerimaan yang baik dan masuk di dalmnya secara berbondong-bondong dari berbagai penjuru dunia dengan tanpa kekerasan dan tanpa paksaan.

2 komentar:

  1. Sy hendak menyampaikan sedikit otokritik kpd umat Islam, bahwa universalitas dari ajaran agama Islam justru tdk ada kaitannya lgsg dgn kelengkapan dan kesempurnaan ajarannya (telah mencakup ataupun mengatur hampir seluruh aspek kehidupan umat manusia).
    Juga tdk cukup dari pernyataan seperti "Islam, kitab suci Al-Qur'an dan nabi Muhammad saw, adalah agama, kitab dan nabi-Nya untuk seluruh umat manusia", "Islam adalah rahmat-Nya bagi alam semesta", "Islam sesuai dgn fitrah manusia" dan "Islam membenarkan seluruh kitab dan wahyu-Nya dari para nabi-Nya terdahulu, sejak dari nabi Adam as s/d nabi Isa as".
    Bahkan tdk cukup hanya dari pemahaman secara tekstual-harfiah atas kitab suci Al-Qur'an dan kitab-kitab Hadits.
    Namun universalitas dari ajaran agama Islam justru terletak pd segala Al-Hikmah, yg amat banyak terkandung 'di balik' teks-teks ayat kitab suci Al-Qur'an dan kitab-kitab Hadits. Seluruh para nab-Nya memiliki Al-Hikmah. Serta tiap Al-Hikmah diperoleh dari hasil mempelajari kebenaran-Nya yg tersebar dimana-mana di alam semesta dan tentunya bersifat universal.
    Maka suatu kewajiban bagi umat Islam (terutama para alim ulamanya), utk bisa mengungkap kembali segala Al-Hikmah tersebut, agar agama Islam bisa berlaku ideal dan universal, bahkan sampai akhir jaman.
    Baca pula http://islamagamauniversal.wordpress.com/beranda/.

    BalasHapus
  2. universalitas dengan totalitas, menjadika agama yang shorihun likulli akanin wa zamanin.....

    makasih atas kritik konstruktifnya saudara...

    BalasHapus